Monday, April 19, 2010

Breaking a Game Down into Events - Sudoku



Breaking a Game Down into Events - Sudoku


Dalam konsep breaking a game down into events terdapat 7 hal yang perlu diperhatikan, yaitu :

1. Inizialitation

2. Start

3. End

4. Activation

5. Deactivation

6. Paint

7. Cycle.

Berikut beberapa event dalam game Sudoku :

1. Inizialitation

Ketika pertama kali permainan dimainkan, akan muncul kotak-kotak (banyak kotak tergantung pada level yang dipilih). Permainan ini dimainkan dengan cara mamasukan angka-angka yang tepat sehingga membentuk kumpulan angka-angka yang tidak terdapat angka ganda di setiap baris dan kolom.

2. Start

Permainan ini dimulai dengan langsung menuju ke permainan dengan memasukan angka-angka yang tepat.

3. End

Permainan ini diakhiri dengan terisinya semua kotak yang disediakan dengan angka-angka yang tepat. Permainan tidak akan berakhir atau memasuki level selanjutnya apabila angka-angka yang dimasukan tidak tepat.

4. Activation

Activation ialah keadaan dimana permainan diaktifkan dari keadaan minimalisasi.

5. Deactivation

Deactivation ialah keadaan dimana permainan diminimalisasi.

6. Paint

Tampilan pada permainan sudoku ini, terdiri dari kumpulan kotak-kotak yang harus diisi dengan angka-angka.

7. Cycle

Siklus permainan sudoku ini, memiliki beberapa level yaitu mudah, medium, sulit, dan sulit++. pemain bebas memilih level yang diinginkan. Selain dapa memilih level yang diinginkan, pada permainan ini pemain juga dapat memilih ingin menggunakan timing atau tidak.

Saturday, February 27, 2010

Review Game : Sudoku

Permainan seperti sudoku sudah dikenal sejak tahun 1979 di majalah Dell Magazines dengan nama Number Place.. Sudoku berasal dari bahasa Jepang, “数字は独身に限る/ suuji wa dokushin di kagiru”. 数字/ suuji berarti angka, 独身/ dokushin berarti tunggal, 限る/ kagiru berarti membatasi, sedangkan ada imbuhan ni di depannya, sehingga に限る/ ni berarti dibatasi. Artinya secara keseluruhan adalah : Angka dibatasi harus tunggal. Permainan ini didkagiru esain oleh Howard Grans. Permainan ini dikenal di Jepang pada tahun 1984, dimuat di Majalah Bulanan Nikolin, dengan nama Suuji Wa Dokushin Kagiru. Selanjutnya puzzle ini dikenal sebagai Su-Doku (orang Jepang memang biasa menyingkat2 nama).

Tahun 1986, Nikoli membuat aturan baru dalam permainan Sudoku, yaitu :
1. Nomor yang disertakan dalam soal tidak boleh lebih dari 32 buah.
2. Soal haru simetris.

Tahun 2004, permainan ini mulai dikenalkan di Inggris, dan diterbitkan pertama kali di The Times, 12 November 2004, tetap menggunakan nama Sudoku.

Sejak saat itu permainan Sudoku menjadi mendunia dan menjadi booming di mana-mana. Sayang sekali, Howard Grans sebagai penemunya tidak sempat melihat populernya permainan ini, karena ia sudah meninggal sejak tahun 1989.

Konsep permainannya adalah angka dibatasi hanya muncul sekali. Angka yang digunakan adalah 1 sampai 9. Artinya, pada setiap baris, kolom, maupun region hanya dimungkinkan setiap angka muncul sekali tanpa perulangan, dan artinya juga, setiap angka harus muncul pada setiap baris, kolom dan region.

Berminat untuk bermain sudoku??


Source from http://sudokuku.wordpress.com/ and Wikipedia




Thursday, February 25, 2010

Review Film : WALL-E

Wall-e

WALL-E adalah film yang mendeskripsikan gambaran masa depan bumi yang telah penuh dengan sampah yang berasal dari sampah hasil produksi dari perusahaan Buy N Large yang tak bertanggung jawab. Sehingga bumi menjadi tempat yang tidak layak huni lagi bagi makhluk hidup, terutama manusia. WALL-E merupakan sebuah film yang membawa isu lingkungan dengan mengetengahkan WALL-E (Waste Allocation Load Loader-Earth Class) sebagai robot pemadat sampah, yang mengumpulkan dan memadatkankan sampah di tubuhnya lalu menyusunnya hingga tumpukan sampah yang ia padatkan terbentuk seperti gedung pencakar langit. Setting cerita mengarah pada 700 tahun setelah bumi ditinggalkan manusia karena sampah sudah membuat bumi terpolusi sehingga tidak layak dihuni lagi oleh makhluk hidup. Jadilah WALL-E menjadi penghuni bumi dan dengan setia membersihkan bumi dari sampah selama 700 tahun. Dalam film ini dijelaskan bahwa manusia tinggal di sebuah pesawat luar angkasa yang sangat besar, karena kemajuan teknologi yang berkembang pesat, teknologi menjadikan manusia lemah dan sangat tergantung pada teknologi. Saking tergantungnya pada teknologi, untuk menuju ke suatu tempat pun dibutuhkan alat khusus. Ckckck….

Sampai pada suatu hari, WALL-E bertemu EVE (Extra-terrestrial Vegetation Evaluator). EVE adalah robot cantik yang dikirim untuk mencari informasi apakah bumi sudah siap dihuni lagi. WALL-E pun jatuh cinta pada EVE. Selama EVE berada di bumi, WALL-E berusaha untuk selalu melindungi EVE. WALL-E bahkan menunjukkan lokasi di mana ada tumbuhan yang mulai tumbuh. Bukti bahwa bumi sudah mulai menampakkan gejala dapat dihuni lagi.

Pesawat itu kemudian membawa EVE dan WALL-E ke sebuah pesawat ruang angkasa besar yang ditinggali oleh manusia. Ternyata tidak semua manusia menginginkan manusia kembali ke bumi. Setelah menempuh berbagai kerumitan, akhirnya manusia sadar dan mulai mengambil keputusan. Dan akibatnya sejarah umat manusia berubah dan mereka memulai kembali peradaban manusia dengan meninggalkan “surga” dalam pesawat ruang angkasa yang mewah dan kembali ke bumi dan menanam sebuah “pohon kehidupan”.